BPH Migas: Pengisian BBM Lebih Normal

BPH Migas: Pengisian BBM Lebih Normal

- detikFinance
Kamis, 15 Jan 2009 13:41 WIB
Jakarta - Berdasarkan pantauan BPH Migas di tiga kota besar, pengisian BBM pada hari pertama penurunan harga BBM kali ini terbilang lebih normal ketimbang penurunan sebelumnya. Meskipun terjadi antrean di sejumlah SPBU, volumenya masih dalam batas normal.

Demikian disampaikan Kepala BPH Migas Tubagus Haryono ketika dihubungi detikFinance, Kamis (15/1/2009).

"Soalnya SPBU boleh beli dengan harga baru 48 jam sebelumnya. Sehingga mereka mau tebus DO-nya (delivery order) lebih awal," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut hasil pantauan BPH Migas di tiga kota besar, yaitu Jakarta, Palembang dan Solo.

Di Jakarta, terjadi keramaian pengisian di SPBU 14.202149 Jl. Karya Jasa dan SPBU 11.201101 di Jl Yos Sudarso. "Analisa sementara menurut info karena masyarakat menahan sampai tadi malam," katanya.
 
Sementara di Palembang, mulai pukul 00.00-09.25 WIB relatif aman dan lancar. Tidak  ada antrian yang berarti di SPBU-SPBU di Palembang seperti sebelumnya. Kalaupun ada kepadatan pengisian, masih dalam kategori normal terutama saat mulai jam kantor.

Penyaluran dari Depot Kertapati, Palembang tanggal 15 Januari 2009 coverage day (CD)
premium 6,5 hari, solar 9,4 hari, dan minyak tanah 8,7 hari.

Sedangkan untuk SPBU-SPBU di Solo, tambah Tubagus, belum ditemukan antrean ataupun indikasi penyalahgunaan.

"Stok SPBU cukup untuk 2 hari, sisa DO masing-masing SPBU masih tersedia. Pengusaha juga ada yang pergi ke bank nebus DO. Belum ada indikasi penyalahgunaan," tambahnya.

(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads