Jepang Minta Tambahan Gas dari Indonesia

Updated

Jepang Minta Tambahan Gas dari Indonesia

- detikFinance
Kamis, 29 Jan 2009 12:38 WIB
 Jepang Minta Tambahan Gas dari Indonesia
Jakarta - Bank for International Cooperation (JBIC) meminta agar Indonesia meningkatkan ekspor gasnya ke Jepang. Sebaliknya, JBIC siap mengucurkan dana untuk berbagai kerja sama dalam bidang energi.

Hal ini disampaikan President dan Chief Executive Officer (CEO) Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Hiroshi Watanabe saat bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (29/01/2009).

Dari data yang dihimpun, pertemuan yang berlangsung sekitar 45 menit ini membicarakan masalah perekonomian 2009 secara umum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"JBIC melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) ingin bekerja sama dalam bidang energi dengan memberi dana. Selain itu, untuk meningkatkan ekonomi dua negara, JBIC meminta Indonesia meningkatkan ekspor gasnya ke Jepang," demikian tertuang dalam data tersebut.

Pertemuan ini berlangsung tertutup. Watanabe didampingi Direktur Shin Oya, Wakil Direktur Yasushi Sunouchi, Chief Representative JBIC di Indonesia Takanori Satake, dan Representative Officer JBIC di Indonesia Tzurimoto.

Sebelum bertemu dengan Wapres Kalla, Watanabe menemui Gubernur Bank Indonesia, Boediono. Rencananya, usai bertemu Kalla, Watanabe kembali akan menemui Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Paskah Suzetta.

Sekedar diketahui, sebelumnya JBIC juga berniat untuk memberi dukungan kepada pembangunan di Indonesia. Antara lain dengan pemberian climate change program loan dan pemberian pinjaman untuk proyek-proyek infrastruktur. (gun/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads