“Dengan ketentuan bahwa apabila dalam masa perpanjangan kontrak tersebut pemerintah kemudian menetapkan kontraktor atau operator yang definitif (tetap) maka kontrak tersebut akan berakhir,” kata Kepala Perwakilan BPMIGAS, Sumbagut, Mulyawan kepada detikcom, Kamis (29/01/2009) di Pekanbaru.
Dia menjelaskan, selanjutnya pemerintah tetap memproses penunjukan operator baru definitif untuk pengoperasian Blok Langgak. Hal ini tentunya memberikan peluang kepada operator baru untuk mengoperasikan blok tersebut, termasuk bagi Perusahaan Daerah bila berkeinginan mengelola Blok MFK dimaksud.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi tambahan, lapangan Langgak merupakan salah satu lapangan di Blok MFK yang berada sekitar 100 KM Barat Daya dari Lapangan Minas. Lapangan tersebut ditemukan pada Bulan September 1976 dan mulai diproduksikan pada Januari 1979. Selama ini lapangan minyak tersebut dikelola Chevron.
Sebagaimana diketahui, sebelum kontrak ini diperpanjang setahun lagi ke Chevron, Pemprov Riau berkeinginan untuk mengelola ladang minyak tersebut. Tapi tampaknya keinginan masih tertunda, setelah pemerintah pusat memperpanjang kepada operator lama.
(cha/lih)











































