Demikian disampaikan Presiden SBY dalam kunjuangannya ke kantor Perum Bulog di Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (4/2/2009).
"Kinerja Bulog 2008 baik, ini dilihat dari stok bulog 3,2 juta ton. Ini stok tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Saat ini keuntungan atau profit Bulog lebih dari Rp 80 miliar. Sebelumnya tidak berada di posisi itu. Ini sebuah catatan tersendiri," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 2008, Bulog juga mendistribusikan 300 ribu ton beras miskin melalui 50 ribu titik distribusi. Presiden menekankan agar distribusi beras, terutama beras miskin harus sampai pada yang berhak.
"Distribusi beras utamanya untuk rakyat miskin harus betul-betul diperhatikan," tambahnya. Β
Kecukupan pangan memang menjadi salah satu 7 prioritas ekonomi pemerintah di 2009. Kecukupan berarti masyarakat di dalam negeri bisa mendapat beras dengan jumlah yang cukup dan harga yang terjangkau.
"Dari 7 prioritas ekonomi, satu diantaranya adalah jaga kecukupan pangan dan energi. Pemerintah harus yakin kita mengalami kecukupan pangan. Bicara kecukupan pangan, maka harus cukup kebutuhan dalam negeri, kebutuhan pasar dan stok beras nasional. Termasuk cadangan beras harus cukup," katanya.
(lih/qom)











































