DPR Minta Asumsi Pertumbuhan Ekonomi 2009 Sebesar 4-5%

DPR Minta Asumsi Pertumbuhan Ekonomi 2009 Sebesar 4-5%

- detikFinance
Kamis, 05 Feb 2009 21:35 WIB
DPR Minta Asumsi Pertumbuhan Ekonomi 2009 Sebesar 4-5%
Jakarta - Komisi XI DPR memutuskan agar asumsi pertumbuhan ekonomi dalam perhitungan APBN 2009 menggunakan besaran 4-5%, sesuai dengan proyeksi yang dibuat oleh Bank Indonesia untuk pertumbuhan ekonomi di 2009.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi XI Hafiz Zawawi dalam Rapat Kerja dengan
Menteri Keuangan, Menneg PPN/Kepala Bappenas dan Deputi Gubernur Senior BI Miranda
Goeltom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2009).

"Kita sepakati untuk menggunakan proyeksi yang dibuat oleh BI untuk pertumbuhan
ekonomi di APBN 2009. Sementara untuk inflasi kita sepakati di besaran 6% untuk
tahun 2009," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Besaran inflasi 6% ini lebih rendah dari permintaan pemerintah yaitu di level 6,2%.
Kemudian untuk nilai tukar rupiah, Komisi XI memakai asumsi yang diproyeksikan oleh
Pemerintah dan BI yaitu Rp 11.000/US$.

"Sementara SBI 3 bulan kita memakai kisaran 6,5-7%, untuk perhitungan APBN 2009," ujar Hafiz.

Dalam kesimpulan rapat tersebut, Komisi XI meminta pemerintah untuk meninjau kembali
besaran defisit anggaran yang diperkirakan membengkak menjadi 2,5% atau Rp 132 triliun.

"Kita minta agar tidak memberatkan beban anggaran, dengan utang demi menutup defisit," imbuhnya.

Hasil kesimpulan mengenai asumsi makro tersebut kemudian akan dibawa ke Panitia Anggaran DPR untuk disahkan menjadi perubahan APBN 2009.

Pemerintah sebelumnya mengajukan asumsi makro dalam APBNP 2009:
  • Nilai tukar rupiah: Rp 11.000 per dolar AS (APBN 2009: 9.400 per dolar AS).
  • Pertumbuhan ekonomi: 4,5-5,5% (APBN 2009: 6%).
  • Asumsi harga minyak: US$ 45 per barel (APBN 2009: US$ 80 per barel).
  • Inflasi: tetap 6,2%
  • SBI 3 bulan: tetap 7,5%
  • Lifting minyak: 960 ribu barel per hari.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads