Pariwisata Disiapkan untuk Dapat Stimulus

Pariwisata Disiapkan untuk Dapat Stimulus

- detikFinance
Rabu, 11 Feb 2009 15:25 WIB
Pariwisata Disiapkan untuk Dapat Stimulus
Garut - Pemerintah sedang menggodok rencana agar sektor industri pariwisata bisa mendapat stimulus di tahun 2009. Selain itu pemerintah juga berencana memperluas penerapan fasilitas penghapusan PPh yang selama ini diterapkan di industri perfilman.
 
Demikian dikatakan oleh Deputi Bidang Kordinasi Industri dan Perdagangan Menko Perekonomian Edy Putra Irawady di sela-sela acara Lokakarya Industri Pariwisata dan UMKM Kabupaten Garut, Garut, Rabu (11/2/2009).
 
"Kita sudah usulkan agar industri pariwisata bisa dapat stimulus fiskal tahun ini. Dananya bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur seperti resort dan hotel," ujarnya.
 
Sedangkan untuk perluasan fasilitas penghapusan PPh, ia mengatakan saat ini sedang dikaji sektor pariwisata mana saja yang akan diberikan. Nantinya, ia mengaku, sektor tersebut akan diterapkan bea masuk ditanggung pemerintah (BMDTP).
 
"Ini sudah aktif diusulkan, tapi belum dibahas," imbuhnya.
 
Ia mengatakan, ada tiga hal yang perlu diberikan dalam industri pariwisata tahun ini. Pertama obat, kedua vitamin dan ketiga suplemen.
 
Menurutnya, obat yang dimaksud adalah pembenahan infrastruktur sektor pariwisatanya sendiri. Setelah infrastruktur siap maka tinggal diberi vitamin, contohnya promosi dan atraksi, untuk menjaring wisatawan.
 
"Yang terakhir kasih suplemen, yaitu didorong untuk bisa bersaing dengan negara-negara lain di dunia," katanya.
 
Ia mengatakan, yang paling penting dalam sektor industri pariwisata ini adalah daya pikatnya di mata wisatawan. Setelah banyak orang tertarik, maka akan banyak investor yang masuk dan bisa membantu pertumbuhan ekonomi.
 
Pemilu membantu pertumbuhan sektor pariwisata
 
Di tahun Pemilu 2009 ini, menurut Edy, secara langsung bisa menjadi atraksi tersendiri bagi wisatawan asing sekaligus membantu pertumbuhan sektor pariwisata. Hajatan rakyat Indonesia tersebut dianggap cukup unik di mata internasional.
 
"Di mata international, Pemilu ini menarik seperti layaknya pesta rakyat. Memang, yang paling penting untuk pariwisata saat ini bukan promosi, tapi atraksi," jelasnya.
 
Dari sisi pendapatan, diharapkan bisa meningkat secara signifikan karena banyak sektor industri yang akan mendapat penerimaan lebih banyak dari biasanya.
 
"Sudah banyak yang datang booking hotel untuk rapat partai dan setelah itu pasti beli oleh-oleh khas daerah tersebut sebelum pulang," imbuhnya.

(ang/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads