Investor Lokal Minati Semen Kupang

Investor Lokal Minati Semen Kupang

- detikFinance
Kamis, 19 Feb 2009 10:30 WIB
Investor Lokal Minati Semen Kupang
Jakarta - Satu investor dalam negeri menyatakan tertarik untuk membeli sebagian kepemilikan saham PT Semen Kupang.

Perusahaan plat merah tersebut memerlukan tambahan dana segar agar bisa beroperasi kembali setelah ditutup akibat tidak memiliki pasokan listrik yang mencukupi.

Demikian diungkapkan oleh Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil di kantornya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (19/2/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada satu perusahaan yang minta waktu ke saya. Dia SMS, mau membicarakan masalah Semen Kupang. Tapi saya belum ada waktu," katanya.

Ia mengatakan, investor tersebut berasal dari dalam negeri, namun ia sendiri tidak tahu pasti apakah perusahaan yang tertarik pada BUMN semen tersebut merupakan perusahaan besar atau bukan.

"Kebetulan juga ada teman saya yang kenal (investor lokal tersebut). Dia mengatakan ada investor yang tertarik pada (Semen) Kupang," ujarnya.

Ia juga mengaku belum tahu pasti alasan investor tersebut tertarik untuk membeli Semen Kupang.

"Enggak tahu juga ya. Mungkin ingin melakukan investasi karena sebenarnya (Semen) Kupang itu oke kalau ada listrik. Karena enggak ada dia mencari untuk investasi listrik," jelasnya.

Menurutnya, Kementerian Negara BUMN tidak akan membedakan dan memilah antara investor lokal dan asing. Yang terpenting adalah bagaimana caranya agar Semen Kupang bisa kembali beroperasi. Ia pun berharap bisa segera menyempatkan waktu untuk bertemu investor tersebut.

"Kalau investor ya siapa saja. Kalau bisa selamat Kupangnya, itu yang penting. Kalau anda mau beli juga silahkan, kalau ada uangnya," imbuhnya.

Sebelumnya, Semen Kupang pernah dilirik perusahaan asal India, Nava Bharat yang akhirnya ditolak pemerintah karena mengajukan harga yang terlalu rendah. Pemerintah juga pernah mengajukan opsi agar Semen Kupang bisa dibantu PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

Pemerintah menilai Semen Kupang masih prospektif untuk dikembangkan karena memiliki berbagai infrastruktur yang menunjang operasional, seperti pelabuhan pribadi.

(ang/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads