Hal ini disampaikan oleh Kepala BKPM Muhammad Lutfi usai acara MoU antara BKPM dengan HSBC di gedung BKPM, Jakarta (24/2/2009).
"Saya lihat bahwa pertumbuhan domestik akan lebih baik dibandingkan modal asing dalam arti pertumbuhannya," ucap Lutfi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi investasi domestik akan tumbuh di atas asing," ujarnya.
Dikatakannya selama ini BKPM menghitung pertumbuhan investasi berdasarkan realisasi yang sudah dilaksanakan. Untuk realisasi tahun 2009 ini dipastikan berdasarkan izin investasi yang sudah terjadi pada 2 sampai 3 tahun lalu atau tahun 2006.
Ia mencontohkan untuk investasi hotel dan pabrik. Artinya, investasi akan dihitung berdasarkan hotel dan pabrik yang sudah dibangun, bukan menghitung rencana investasi hotel dan pabrik.
"Bahwa yang kita hitung adalah realisasi, jadi persetujuan yang diberi BKPM pada tahun 2006 atau 2007, yang sekarang adalah hasil hitung yang dulu. Yang 2009 baru keliatan nanti sekitar tahun 2012 atau 2013," jelas Lutfi.
(hen/lih)










































