Demikian disampaikan Menko Perekonomian dan Menkeu Sri Mulyani dalam BUMN Executive Breakfast Meeting "Economic Outlook 2009" di Wisma Antara, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (25/2/2009).
"Anda jangan datang ke saya tahun ini. Kalau Anda bilang BUMN Anda mau mati, mati saja. Anda pikir yang saya hadapi lebih ringan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda mengahdapi perubahan kurs rupiah yang berubah, saya juga. Kalau setiap Rp 1.000 rupiah melemah, anggaran saya berubah Rp 12 triliun," ujarnya.
Namun dari semua BUMN, sektor perbankan adalah institusi yang dinilai unik. Seberapapun rusak suatu perbankan, bank tersebut harus dipertahankan dan tidak boleh hilang.
"Bank institusi yang unik. Kalau rusak, seberapa pun kita benci yang merusak, bank-nya tidak boleh hilang. Kalau 1 hilang akan merusak sistem, sistem bisa kolaps. Karena dampaknya begitu besar, maka yang merusak perbankan dosanya dieksponensialkan 10 kali lipat. Tapi kalau bagus, pahalanya 10 kali lipat juga," katanya.
(lih/qom)











































