Demikian disampaikan Country Chairman dan President Director PT Shell Indonesia Darwin Silalahi dalam keterangan tertulis Shell Indonesia yang dikutip detikFinance, Rabu (25/2/2009).
Depo ini merupakan langkah Shell untuk memenetrasi pasar bitumen di Indonesia. Bisnis bitumen di Indonesia berpotensi mencapai 1,2 juta ton per tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam bisnis bitumennya, Shell mengutamakan ketepatan pengiriman karena sangat penting bagi kelangsungan proyek pembangunan jalan untuk memenuhi tuntutan jadwal.
"Pengiriman produk bitumen yang berkualitas baik, pada waktu yang telah ditentukan, dalam kuantitas yang tepat dan suhu yang benar adalah sangat penting bagi Shell," katanya.
Saat ini, Shell Bitumen beroperasi di 35 negara dengan 1.600 kontraktor sebagai pelanggan. Dengan pengalaman itu, serta teknologi yang dikembangkan di Shell Bitumen Technology Centre, jalan yang dibangun dengan menggunakan Shell Bitumen akan aman dan kuat secara struktural.
Bitumen merupakan campuran hidrokarbon berbentuk cairan pekat, bahan organik yang biasanya diproses jadi aspal. Fungsi Bitumen menyerupai aspal, yaitu sebagai pengikat, memperkuat tanah, dan memperbaiki lapisan jalan. Namun, harga Bitumen lebih mahal dan ketersediaannya di pasaran sedikit dibandingkan aspal. (lih/qom)