Hal ini disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam rapat panitia khusus hak angket BBM, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/2/2009).
"Data kemarin menunjukan harga premium Rp 5.900, jadi kalau kemarin surplus dari premium maka bukan berarti surplus akan terjadi pada bulan-bulan berikutnya, dan subsisi BBM dalam APBN itu berlaku untuk satu tahun," jelas Purnomo.
Purnomo menjelaskan harga premium naik karena harga produk di pasar Asia sudah kembali normal dan permintaan sudah di atas suplai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Purnomo menambahkan harga produk BBM di pasar Amerika mengalami penurunan karena permintaan menurun sedangkan stok BBM di AS meningkat. "Sehingga harga BBM turun di AS," katanya. (epi/qom)











































