Cabai China Banjiri Indonesia

Cabai China Banjiri Indonesia

- detikFinance
Rabu, 25 Feb 2009 13:20 WIB
Cabai China Banjiri Indonesia
Kulonprogo - Ratusan petani di Kabupaten Kulonprogo mengeluh maraknya cabai impor asal China yang membanjir sejumlah supermarket. Dikhawatirkan cabai impor itu akan merusak harga cabai lokal milik para petani Indonesia.

Hal itu diungkapkan anggota Asosiasi Agribisnis Cabe Indonesia (AACI), Sudiro kepada wartawan di Wates, Kulonprogo, DIY, Rabu (25/2/2009).

"Kami meminta Departemen Perdagangan maupun Dinas Pertanian untuk melarang masuknya cabai impor ke beberapa wilayah Indonesia," kata dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sudiro, cabai impor asal Cina dan beberapa negara lain Asia Tenggara bisa merusak pasaran cabai lokal yang dibudidayakan petani Indonesia. Ribuan ton cabai impor itu tidak hanya dijual dalam bentuk cabai kering saja, tapi juga cabai basah atau segar yang barus saja dipetik dari lahan.

Beberapa daerah yang sudah dimasuki cabe impor diantaranya Pulau Sumatera terutama Medan, Riau, Batam, Padang, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur dan Sulawesi.

"Ini jelas merusak pasaran. Kita akan semakin terjepit dan kalah bersaing, kalau impor produk sayuran itu tidak dicabut," ungkapnya.

Dia mengatakan cabai impor itu tidak hanya masuk untuk keperluan industri besar tapi sudah masuk ke pasar tradisional. Di pasar tradisional harga cabai impor jauh lebih murah dibanding cabe lokal.

"Selain harganya murah, bentuk cabe impor juga lebih bagus atau lebih besar," katanya.

Sudiro menambahkan petani Kulonprogo saat ini mulai menanam cabai dengan harapan pada pertengahan Mei sudah bisa panen. Khusus untuk cabai lokal saat ini para petani Kulonprogo harus bersaing ketat dengan petani Brebes, Jawa Timur dan Lampung.

"Target kita bisa mencapai 100 ton per hari untuk diasarkan di seluruh Indonesia. Kalau dengan sesama petani lokal, kita tak terlalu mempermasalahkan, tapi kalau cabai impor asal Cina masih masuk semua petani akan rugi," pungkas Sudiro.



(bgs/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads