"Harga emas ini mengikuti perkembangan kurs," ujar Kepala BPS Rusman Heriawan dalam konferensi pers di kantornya, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Senin (2/3/2009).
Seperti diketahui, nilai tukar rupiah memang sempat melemah dan menembus 12.000 per dolar AS selama Februari. Sementara harga emas di pasar internasional juga tercatat naik mendekati US$ 1.000 per ounce.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Beras yang naik 2%, sumbangan ke inflasi 0,08%.
- Gula pasir naik 9,5%, sumbangan ke inflasi 0,06%.
- Bawang merah naik 16,6%, sumbangan ke inflasi 0,05%.
- Cabe rawit paling besar kenaikannya hingga 30%, tapi sumbangan ke inflasi hanya 0,05%.
- Daging ayam ras naik 2,5%, sumbangan ke inflasi 0,03%,
- Rokol kretek filter naik 1,45%, sumbangan ke inflasi 0,03%,
- Ikan segara naik 1,1%, sumbangan ke inflasi 0,02%.
"Meskipun begitu, potensi deflasi juga terjadi di Februari karena angkutan dalam kota tarifnya turun. Jadi Februari terhadap Januari, tarif angkutan turun 10,38%, dampak penurunan premium juga masih terasa 4,69%. Jadi penurunan BBM pada pertengahan Januari masih ada pengaruhnya pada Februari," jelas Rusman.
BPS mencatat inflasi Februari sebesar 0,21%, setelah pada Januari 2009 deflasi 0,07% dan Desember 2008 deflasi 0,04%. Inflasi tahun kalender dari Januari-Februari 2009 tercatat sebesar 0,14% sementara inflasi year on year tercatat sebesar 8,6%.
(qom/ir)











































