Demikian diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Bidang UMKM dan Koperasi Kadin, Sandiaga S Uno disela-sela acara WIEF, di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Selasa (3/3/2009).
"WIEF ini merupakan peluang yang bagus, khususnya di sektor UMKM dan perekonomian muslim, untuk itu melalui WIEF ini diharapkan investor-investor Timur Tengah dapat merealisasikannya," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sandiaga, UMKM dapat pasti akan terkena dampak positifnya, seperti Islamic Corporation for Development of the Private Sector (ICD) yang mencadangkan dana global sebesar US$ 50 juta untuk pembangunan sektor UMKM di Indonesia.
"UMKM dapat besar karena kemitraannya, semua investasi yang datang pasti juga akan masuk ke sektor umkm atau sektor umkm pasti akan ikut dengan sendirinya," tambahnya.
Lebih lanjut, Sandiaga mengharapkan bahwa melalui WIEF ini semua yang teruang dala Memorandum of Understanding (MoU) dapat terealisasi dan bukan hanya sekedar wacana.
"Sampai saat ini yang sudah terealisasi lewat WIEF yaitu proyek jalan kereta api, yaitu kerjasama energi antara pemerintah Kaltim dengan pemerintah Ras Al-Khaimah Emirate untuk buka rel kereta api dan diharapkan yang lain juga akan terealisasi," pungkasnya. Β
(dru/ir)











































