Hal ini dikatakan oleh Menteri PU Djoko Kirmanto saat ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (5/3/2009).
"Tendernya sudah hampir selesai semua kok, Maret ini kami akan jalan," ujarnya.
Adapun rincian alokasi paket stimulus adalah:
- Departemen Pekerjaan Umum Rp6,6 triliun
- Departemen Perhubungan Rp2,2 triliun
- Departemen Pertanian Rp650 miliar
- Departemen ESDM Rp500 miliar
- Menpera Rp400 miliar
- DKP Rp100 miliar
- Depnakertrans Rp300 miliar
- Depkes Rp150 miliar
- Depdag Rp340 miliar
- Menkop dan UKM Rp100 miliar
- Meneg BUMN (untuk KUR) Rp500 miliar
- Bendahara Umum Negara Rp360 miliar
Di tempat yang sama, Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengatakan saat ini dengan penurunan BI Rate sebesar 50 bps menjadi 7,75%, berarti BI sudah memberikan stimulus moneter.
"BI Rate sudah turun, sekarang memang tinggal stimulus fiskalnya. Itu akan didorong melalui stimulus," ujarnya.
Untuk stimulus ini pemerintah akan segera membahas percepatan implementasi di lapangan. "Nanti menteri-menteri yang terkait dari 11 departemen yang akan mndapatkan stimulus yang akan membicarakan," ujarnya.
Untuk pelaksanaan stimulus ini, pemerintah akan melihat kesiapan daerah untuk menjalankan stimulus infrastruktur.
"Sekarang tinggal di daerahnya sekarang ini kan programnya meng-on top-kan atau menambah program baru, misalnya jalan yang tadinya 10 km menjadi 12 km. Jadi lebih ke aspek itu. Nanti kita bahas mana yang paling berprospek," pungkasnya.
(dnl/lih)











































