Stimulus Infrastruktur Mulai Terasa Mei 2009

Stimulus Infrastruktur Mulai Terasa Mei 2009

- detikFinance
Jumat, 06 Mar 2009 13:22 WIB
Stimulus Infrastruktur Mulai Terasa Mei 2009
Jakarta - Efektivitas dampak dari paket stimulus infrastruktur senilai Rp 12,2 triliun yang akan cair 18 Maret 2009, akan terlihat mulai Mei 2009.
 
Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (5/3/2009).
 
"Nanti kalau kita lihat kegiatan fisik itu baru kelihatan 1 hingga 2 bulan, jadi kalau Maret 2009 selesai semuanya, sekitar Mei-Juni kita sudah bisa lihat baik dari sisi kegiatan fisik atau dari penyerapan tenaga kerjanya," tuturnya.
 
Memang untuk implementasi stimulus ini, saat ini seluruh Kementerian/Lembaga mulai menyampaikan dokumen proyek dan 18 Maret akan selesai sehingga bisa dilaksanakan, ini untuk infrastruktur atau aktivitas fisiknya.
 
Untuk rincian anggaran tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Departemen Pekerjaan Umum Rp 6,6 triliun untuk kegiatan penanganan bencana banjir Bengawan Solo, jaringan distribusi, instalasi air minum, jalan sentra produksi dan irigasi.
  2. Departemen Perhubungan Rp 2,198 triliun untuk proyek rehabilitasi dan revitaliasai KA, railway, bandara, pelabuhan dan dermaga.
  3. Departemen ESDM Rp 500 miliar untuk transmisi jaringan gardu induk.
  4. Departemen Kelautan dan Perikanan Rp 100 miliar untuk infrastruktur perumahan nelayan.
  5. Menteri Perumahan Rakyat Rp 400 miliar untuk pembangunan 40 twin block Rusunawa untuk TNI, POLRI, pekerja dan mahasiswa
  6. Menteri Pertanian Rp 650 miliar untuk rehabilitasi jalan sentra produksi.
  7. Menteri Koperasi dan UKM Rp 100 miliar untuk pembangunan pasar dan pengembangan UKM dan Pedagang Kaki Lima
  8. Menteri Perdagangan Rp 335 miliar untuk pengembangan pasar tradisional, dan revitalisasi serta rehabilitasi gudang komoditas primer
  9. Depnakertrans Rp 300 miliar untuk bidang pelatihan tenaga kerja
  10. Departemen Kesehatan Rp 150 miliar untuk pelebaran RSCM
  11. Subsidi obat generik dan air bersih
  12. PMN (Penyertaan Modal Negara) Rp 500 miliar kepada Askrindo dan Jamkrindo.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads