Hal ini dikatakan oleh Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta ketika ditemui di kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (10/3/2009).
"Semua sudah menyerahkan, jadi pada 18 Maret bisa disampaikan kepada DPR rencananya. Kita harapkan stimulus ini bisa cepat berjalan dalam rangka menjaga stabilitas makro ekonomi, dan juga menggairahkan pasar modal yang disampaikan ADB kerugian yang cukup besar," tuturnya.
Paskah mengatakan dengan diimpelementasikannya stimulus ini, diharapkan akan ikut menggairahkan pasar modal di tengah kondisi krisis ekonomi global.
"Tapi pasar modal juga harus lebih transparan dan akuntabel, kita harapkan stimulus akan menjaga pasar modal bergairah," ujarnya.
Dikatakan Paskah, stimulus infrastruktur ini akan terlihat efetivitasnya dalam 3 bulan setelah dicairkan.
"Nanti Agustus akan kita lihat penyerapannya oleh K/L, Bappenas akan mengevaluasi tiap bulan," tukasnya.
(dnl/qom)











































