Subsidi BBM 2009 Belum Terpakai, Listrik Cair Rp 7,8 Triliun

Subsidi BBM 2009 Belum Terpakai, Listrik Cair Rp 7,8 Triliun

- detikFinance
Jumat, 13 Mar 2009 13:56 WIB
Subsidi BBM 2009 Belum Terpakai, Listrik Cair Rp 7,8 Triliun
Jakarta - Sejak Januari 2009, Pertamina belum mengajukan klaim subsidi BBM. Akibatnya, hingga saat ini subsidi BBM yang teranggarkan Rp 57,6 triliun di APBN 2009 belum terpakai.

Demikian disampaikan Dirjen Perbendaharaan Heri Purnomo di kantor Departemen Keuangan, Jakarta, Jumat (13/3/2009).

"Subsidi Pertamina (BBM) itu belum pernah dicairkan sampai sekarang. Itu jumlahnya kalau di pagu APBN 2009 Rp 57,6 triliun. Jadi sampai sekarang belum dicairkan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Heri, biasanya Pertamina mengajukan klaim ke Ditjen Perbendaharaan. Namun hingga sekarang belum ada pengajuan dari Pertamina.

"Karena mereka belum minta, biasanya kan ada pengajuan dari Pertamina ke Ditjen Perbendaharaan," katanya.

Sejak Januari hingga Februari 2009 pemerintah memang mengakui masih mengantongi surplus dari penjualan premium bersubsidi. Apakah surplus ini yang digunakan untuk menutupi subsidi solar dan minyak tanah?

"Aduh saya belum tahu ya, mungkin saja. Kita belum dapat laporannya, itu kan juga nanti berdasarkan perhitungan ESDM dan Pertamina," kata Heri.

Subsidi Listrik


Sementara untuk subsidi listrik, Heri menyatakan sudah ada pencairan sebesar Rp 7,8 triliun dari pagu APBN 2009.

"Kalau subsidi listrik sudah, pencairannya mencapai Rp 7,8 triliun," katanya. (lih/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads