Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani akan bertolak ke China pada hari ini untuk melakukan negosiasi dengan China.
"Jadi tujuan kita nanti lebih kepada bagaimana kita akan merealisir berbagai kerjasama terutama yang selama ini kurang atau belum, kurang mulus, belum seusai dengan jadwal yang kita inginkan," ujar Sri Mulyani ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa malam (17/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sri Mulyani mengatakan, sebagian besar pekerjaan untuk proyek 10 ribu MW ini memang dimenangkan oleh kontraktor asal China, sehingga menjadi penting untuk membicarakan
pembiayaannya dari China.
"Kalau untuk 10 ribu MW itukan 22 proyeknya, itu sebagian besar yang memenangkan kontraktor asal China, jadi mereka penting untuk bisa berlanjut," jelasnya.
Masalah pembiayaan program 10.000MW dari China memang hingga kini masih tersendat-sendat. China menunda pembiayaan program terkait munculnya masalah pembelian pesawat antara Merpati Nusantara Airlines dan Xian Aircraft.
(dnl/qom)











































