Pertumbuhan Ekonomi RI Berisiko Turun di Bawah 4%

Pertumbuhan Ekonomi RI Berisiko Turun di Bawah 4%

- detikFinance
Kamis, 19 Mar 2009 13:03 WIB
Pertumbuhan Ekonomi RI Berisiko Turun di Bawah 4%
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2009 berisiko untuk turun di bawah 4% seiring dengan makin memburuknya perekonomian global yang menyebabkan anjloknya pertumbuhan ekspor dunia termasuk Indonesia.
 
Hal ini dikatakan oleh Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono dalam acara seminar moneter di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (19/3/2009).
 
"Saat ini BI masih pakai angka 4%, terlalu dini kalau harus merevisi. Tapi harus kita perhatikan apalagi kalau pertumbuhan ekonomi dunianya turun begitu tajam, kita harus melihat adanya downside risk (risiko penurunan) di bawah 4%. Tapi belum saya hitung," tuturnya.
 
Hartadi menjelaskan saat ini lembaga keuangan terkemuka seperti Bank Dunia dan IMF terus melakukan revisi pertumbuhan ekonomi dunia 2009 setiap bulan dan revisinya selalu menurun. Pada Oktober 2008 proyeksi pertumbuhan ekonomi 2009 sebesar 3%, November 2008 turun jadi 2,2% dan terakhir pada Februari mencapai minus 0,5-1,5%.
 
Keadaan ini menyebabkan volume perdagangan di dunia menurun dan diproyeksi minus 2% akibat ekspor yang akan negatif.
 
Pemerintah sendiri memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2009 akan mencapai 4,5%, tapi seiring dengan menurunnya proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia, maka target 4,5% itu akan ikut turun.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads