Indonesia Tak Punya Master Plan Majukan Industri Domestik

Indonesia Tak Punya Master Plan Majukan Industri Domestik

- detikFinance
Kamis, 19 Mar 2009 15:54 WIB
Indonesia Tak Punya Master Plan Majukan Industri Domestik
Yogyakarta, - Pengusaha nasional Abdul Latief mengatakan Indonesia sejak zaman dulu hingga sekarang tidak punya rancangan skala besar (master plan) untuk memajukan industri dalam negeri. Sebaliknya yang masuk adalah investasi asing dalam penanaman modal asing (PMA) di berbagai sektor industri.

"Belum ada industri besar dari dalam negeri. Sebagian besar adalah PMA, tidak ada PMDN dan dananya dari kredit investasi," kata Abdul Latief dalam acara seminar Kemandirian Berbasis Ekonomi Lokal di gedung Pascasarjana, Universitas
Gadjah Mada, Kamis (19/3/2009).

Dia mengatakan saat ini diperlukan adanya gerakan secara konseptual dan terencana untuk kembali mengembangkan ekonomi kerakyatan. Berdasarkan pengalamannya sejak zaman Orde Lama hingga Orde Baru belum banyak sektor industri kerakyatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Industri kerakyatan atau rakyat masih sangat kecil hanya berskala home industri. Sedang industri besar dahulu, seperti Patal Senayan sudah habis karena masuknya investasi asing pada zaman Soeharto.

"Pengusaha swasta nasional atau pelaku pribumi sangat kecil sekali. Ini yang harus ditumbuhkan untuk menumbuhkan kemandirian bangsa di bidang ekonomi. Sebab bila tidak ada, Indonesia selamanya tidak akan tumbuh besar dan terjajah asing,"
kata mantan Menteri Tenaga Kerja zaman pemerintahan Soeharto itu.

Dia mempersoalkan siapa capres dan cawapres terpilih nanti, asalkan ada kejelasan program khusus di bidang ekonomi pada kabinet mendatang.

"Ekonomi kerakyatan mari terus kita kembangkan disesuaikan dengan kondisi bangsa saat ini. Silakan saja siapa yang akan memimpin asalkan ada kejelasan dan ketajaman program yang berkomitmen pada kepentingan rakyat," pungkas Latief.


(bgs/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads