Hal ini disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi Evita Legowo usai penandatangan nota kesepahaman pasokan gas bumi untuk rumah tangga di Kota Palembang dan Surabaya, di Gedung Departemen (ESDM), Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Senin (23/3/2009).
"Harapannya tendernya akan dibuka pada Mei atau Juni," ujar Evita.
Evita menjelaskan pada tender tersebut, pemerintah akan melelang 20 wilayah kerja migas. Sebagian besar wilayah kerja yang akan dilelang berada di Indonesia bagian timur yang belum banyak dikembangkan.
"Sekitar 20 wilayah migas, tapi detailnya saya tidak ingat. Kebanyakan daerah Indonesia Timur seperti Papua," jelasnya.
Saat ditanya apakah pemerintah akan memberikan prioritas kepada perusahaan migas nasional seperti Pertamina, Evita pun menampiknya.
"Karena ini sifatnya tender maka akan kita lepas," ungkapnya.
(epi/lih)











































