Hal ini disampaikan Direktur Utama PT Indonesia Power Tony Agus di sela-sela seminar sehari 'On National Energy Policy' di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (24/3/2009)
"Konsumsi batubara per hari di kisaran 35 sampai 40.000 sehingga kebutuhan batubara tahun ini 13 juta ton," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga pembangkit tersebut yaitu PLTU Labuan dengan kapasitas 2x300 MW, PLTU Pelabuhan Ratu 2x300 MW dan PLTU Suralaya 8 dengan kapasitas 1x600 MW. Tiga PLTU ini merupakan bagian dari proyek 10.000 MW tahap pertama.
"Setiap peningkatan kapasitas per 1.000 MW akan meningkatkan konsumsi batubara sekitar tiga juta ton. Jadi untuk tahun depan kami membutuhkan 6 juta ton," ungkapnya.
Tonny menambahkan untuk tahun ini pihaknya akan fokus pada kegiatan operasional dan maintenance.
Saat ditanya mengenai rencana PT Indonesia Power untuk melakukan Initial Public Offering (IPO), Tony enggan berkomentar.
"Belum, jangan ngomong IPO dulu. Kalau IPO jangan tanya saya tapi tanya Pak Fahmi sebagai pemegang saham," tandasnya.
(epi/lih)










































