Hutama Karya Targetkan Pendapatan Rp 3,2 Triliun di 2009

Hutama Karya Targetkan Pendapatan Rp 3,2 Triliun di 2009

- detikFinance
Jumat, 27 Mar 2009 11:21 WIB
Hutama Karya Targetkan Pendapatan Rp 3,2 Triliun di 2009
Jakarta - Salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor industri infrastruktur, PT Hutama Karya mentargetkan perolehan pendapatan sekitar Rp 3,2 triliun di tahun 2009.
 
Hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama Hutama Karya S Subagyono kepada detikFinance di sela acara kick off apartemen Senopati Suites, Jakarta, Jumat (27/3/2009).
 
"Untuk laba bersihnya, kita targetkan bisa mencapai Rp 125 miliar. Jauh di atas laba bersih tahun 2008," ujarnya.
 
Sepanjang tahun 2008, perseroan sudah membukukan pendapatan sebesar Rp 2,3 triliun dengan laba bersih Rp 42 miliar. Kendati laba bersihnya sesuai target rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP), pendapatannya tidak mencapai target sebesar Rp 2,6 triliun.
 
"Sda beberapa proyek yang tertunda karena krisis ekonomi.Tapi kan gaji karyawan tetap harus dibayar walau tidak ada proyek," katanya.
 
Salah satu proyek yang terhambat adalah pembangunan beberapa jalan tol dimana perseroan menggandeng perusahaan swasta yang terhambat di pembebasan lahan.
 
Ia optimistis, target perolehan pendapatan tahun ini bisa tercapai. Pasalnya, hingga maret 2009, BUMN Karya itu sudah mengantongi kontrak proyek dengan total nilai Rp 3,5 triliun.
 
"Tahun ini diperkirakan proyek bisa lebih lancar dan yang tertunda di tahun 2008 carry over tahun ini sudah bisa berjalan," ujarnya.
 
Proyek yang akan dikerjakan tahun ini sangat beragam, mulai dari jalan tol, jalan raya, jembatan, dermaga hingga bandara. Perusahaan plat merah itu juga akan membangun rusunami di Pulo Gebang yang termasuk salah satu dari program 10.000 tower rusunami pemerintah.
 
"Sampai sekarang kita sudah membangun 6 tower. Nanti banyak tidaknya pembangunan tower selanjutnya tergantung pengembang karena kita hanya kontraktor," ujarnya.
 
Rightsizing dan restukturisasi BUMN Karya

 
Sementara itu, mengenai rencana rightsizing dan restukturisasi BUMN Karya, ia mengatakan hingga saat ini belum ada pembicaraan dengan Kementerian Negara BUMN tentang perusahaan mana yang akan diakuisisi oleh Hutama Karya.
 
Dalam program itu, pemerintah berencana menyusutkan jumlah BUMN Karya dari 14 menjadi hanya 6 perusahaan. Hutama Karya merupakan salah satu dari 6 perusahaan plat merah tersebut. Penyusutannya sendiri akan dilakukan dengan cara akuisisi BUMN skala kecil oleh skala lebih besar.
 
"Pembicaraan dengan Kementerian Negara BUMN baru sampai penyehatan kinerja masing-masing perusahaan. Pembahasannya masih terus berjalan," ujarnya.


(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads