Inflasi dipicu oleh kenaikan harga makanan, minuman, rokok dan tembakau 0,52%, perumahan, air listrik dan bahan bakar 0,2%, sandang 1,02%.
Demikian Kepala BPS Rusman Heriawan dalam konferensi pers di kantornya, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Rabu (1/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inflasi tahun kalender dari Januari-Maret 2009 tercatat sebesar 0,36%, sementara inflasi year on year atau Maret 2009 terhadap Maret 2008 mencapai 7,92%.
"Jadi untuk Maret ini, inflasi year on year sudah di bawah 8%," ujar Rusman.
Catatan inflasi sepanjang 2009:
- Januari: -0,07% (deflasi)
- Februari: 0,21%
- Maret: 0,22%.











































