Stimulus 4 Departemen Sulit Cair Awal April 2009

Stimulus 4 Departemen Sulit Cair Awal April 2009

- detikFinance
Kamis, 02 Apr 2009 09:50 WIB
Stimulus 4 Departemen Sulit Cair Awal April 2009
Jakarta - Stimulus fiskal untuk empat departemen diperkirakan sulit terealisasi pada awal April 2009. Hal ini karena keempat departemen itu masih sibuk mengubah-ubah proyek apa saja yang akan dikucuri dana stimulus.

Menurut Ketua Komite Tetap Perdagangan Dalam Negeri Kadin Bambang Soesatyo, keempat departemen itu adalah Departemen Pertanian, Departemen Perhubungan, Departemen Perdagangan dan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

"Tindakan mengubah-ubah usulan proyek stimulus infrastruktur berpotensi menunda jadual realisasi proyek stimulus fiskal 2009. Akibat perubahan itu, proyek-proyek pada empat departemen itu belum bisa direalisasikan awal April ini," katanya melalui pesan singkat yang diterima detikFinance, Kamis (2/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Stimulus keempat departemen itu dipastikan tidak bisa mengucur awal April 2009 karena harus dibahas Panitia Anggaran DPR terlebih dulu. Sedangkan panitia anggaran DPR kini masih menunggu surat Menkeu yang menjelaskan perubahan usulan proyek itu.

"Otomatis, realisasi proyek stimulus infrastruktur pada empat departemen itu mundur dari jadwal yang telah ditetapkan, yakni awal April 2009. Penundaan yang berlarut-larut akan mengagalkan target Stimulus Fiskal 2009," katanya.

Untuk menghindari kegagalan stimulus fiskal 2009, Bambang menilai pemerintah perlu mengingatkan para para menteri dan pejabat di departemen tersebut agar bergerak dan bekerja cepat dalam merealisasikan proyek-proyek stimulus 2009.

Seperti diketahui, dalam stimulus 2009, sektor perhubungan mendapat jatah Rp 2,198 triliun untuk rehabilitasi dan revitaliasai angkutan kereta api (KA) dan rel, bandara, pelabuhan serta dermaga.

Departemen Pertanian menerima alokasi Rp 650 miliar untuk rehabilitasi jalan sentra produksi, Juga dg anggaran Rp 335 miliar,

Departemen Perdagangan mendapat Rp 335 miliar utk mengembangkan pasar tradisional, dan revitalisasi serta rehabilitasi gudang komoditas primer. Sementara Depnakertrans mendapat Rp 300 miliar utk pelatihan tenaga kerja. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads