Deputi Menko Perekonomian bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurthi mengatakan pendistribusian Minyakita sempat terhenti akibat adanya kampanye pemilu 2009, dan dilanjutkan usai kampanye selesai.
"Jatah Minyakita adalah 1 juta liter, yang sudah didistribusikan sebanyak 600 ribu liter, jadi masih ada 400 ribu liter dan kemarin saat masa kampenye pendistribusiannya dihentikan sementara," tuturnya saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (6/4/2009).
Untuk harganya, Minyakita ini adalah Rp 6.000 per liter, lebih murah dibandingkan harga di tingkat produsen yang sebesar Rp 7.000-Rp 8.000 per liter. Tujuannya agar harga minyak goreng ikut turun.
"Perusahaan-perusahaan produsen minyak goreng telah sepakat untuk penjualan Minyakita adalah Rp 6.000 per liter," tukasnya.
(dnl/ir)
