Â
Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Keuangan PLN Setyo Dewo Anggoro usai paparan kinerja 2008 di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (17/4/2009).
"Kita akan mulai lakukan hedging, efektif 2 bulan lagi mulai," ujarnya.
Â
Porsi hedging yang akan dilakukan perusahaan plat merah tersebut sebanyak 50 persen dari kebutuhan dolarnya per tanggal 31 desember 2008 sebesar sebesar US$ 6,6 miliar.
Saat ini, BUMN listrik itu akan mulai melakukan lelang kepada sejumlah bank internasional yang nantinya akan ditunjuk untuk hedging kebutuhan dolar tersebut.
Â
"Tapi kita mulai kecil-kecil dulu. Kita tidak mau terjadi kerugian kurs yang besar seperti tahun lalu." ungkapnya.
(ang/lih)











































