Menurut Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Pujobroto, penghentian penerbangan ke Darwin dilakukan mengingatnya ada penurunan penumpang dari beberapa kota di luar negeri sebagai dampak dari krisis ekonomi global yang terjadi dewasa ini.
"Garuda Indonesia akan menghentikan penerbangan ke Darwin, Australia mulai tanggal 24 April 2009," ujar Pujo dalam siaran persnya yang dikutip detikFinance, Rabu (22/4/2009).
Pujo menjelaskan selama ini Garuda Indonesia melayani rute penerbangan Denpasar-Darwin tiga kali per minggu, mengggunakan pesawat B 737. Selain ke Darwin, Garuda Indonesia melayani penerbangan ke kota-kota di Australia yaitu Sydney, Melbourne dan Perth.
"Untuk memenuhi para penumpang yang telah melakukan pembukuan dan telah memiliki jadwal keberangkatan pasti, Garuda Indonesia masih akan melaksanakan penerbangan ke Darwin dua kali, pada tanggal 7 dan 15 Mei 2009," paparnya.
Sementara untuk penerbangan ke Bangkok akan dikurangi frekuensinya dari tujuh kali menjadi tiga kali per minggu (dengan jadwal penerbangan siang hari) mulai tanggal 1 Mei 2009. Penerbangan Jakarta-Bangkok menggunakan pesawat B – 737 Series.
"Pesawat yang semula digunakan untuk melayani rute tersebut, untuk melayani rute-rute lain yang lebih prospektif dan menguntungkan," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila situasi politik membaik, Garuda Indonesia akan melayani kembali penerbangan ke Bangkok dengan jadwal penerbangan yang lebih sesuai dengan harapan para penumpang," ungkap Pujo.
Belum lama ini Garuda Indonesia telah membuka rute penerbangan baru : dari Yogyakarta-Singapura, Surabaya-Hong Kong, Denpasar-Hong Kong, Jakarta-Malang, Jakarta-Tanjung Karang, dan Jakarta-Kendari.
Pada tanggal 1 Mei 2009 yang akan datang, Garuda akan membuka rute penerbangan baru Jakarta-Denpasar-Kupang dan Jakarta-Jambi. Penerbangan ke Kupang akan dilayani setiap hari menggunakan pesawat B 737, berangkat dari Jakarta pukul 10.40 WIB dan tiba di Denpasar 13.25 WITA berangkat lagi pukul 14.05 WIT dan tiba di Kupang pukul 15.05 WITA.
Sementara penerbangan dari Kupang berangkat pukul 15.45 WITA, tiba di Denpasar pukul 17.20 WITA, berangkat lagi pukul 18.00 WITA dan tiba di Cengkareng pukul 18.45 WIB. Penerbangan ke Jambi juga akan dilayani satu kali setiap hari menggunakan pesawat B 737 yang akan berangkat dari Jakarta pukul 06.30 WIB dan tiba di Jambi pukul 07.40 WIB, sementara dari Jambi berangkat pukul 08.15 WIB dan tiba di Jakarta pukul 09.30 WIB.
Disamping itu, sejalan dengan pertumbuhan penumpang yang meningkat akhir-akhir ini, Garuda Indonesia telah meningkatkan frekuensi penerbangan dari Jakarta ke Malang dan dari Jakarta ke Tanjung Karang menjadi 2 kali per hari setelah sebelumnya 1 kali per hari sejak dibuka pada tanggal 16 Januari 2009.
Dalam waktu dekat Garuda juga akan meningkatkan frekuensi penerbangan dari Jakarta ke Kuala Lumpur menjadi 2 kali sehari (dari sebelumnya 1 kali sehari). Sementara itu, sejalan dengan program pengembangan armada yang dilaksanakan, pada bulan Juni 2009 ini, Garuda Indonesia akan menerima kedatangan pesawat-pesawat baru B 737-800NG dan A-330.
(epi/lih)










































