Menperin Geram PGN dan Pertamina Bandel Pakai Dolar AS

Menperin Geram PGN dan Pertamina Bandel Pakai Dolar AS

- detikFinance
Selasa, 05 Mei 2009 16:19 WIB
Menperin Geram PGN dan Pertamina Bandel Pakai Dolar AS
Jakarta - Menteri Perindustrian Fahmi Idris sangat geram melihat beberapa BUMN yang masih menggunakan dolar AS dalam transaksi di dalam negeri. Padahal pemerintah melalui Presiden SBY sudah menyerukan agar para instansi termasuk BUMN bisa menggunakan rupiah.

Bahkan ia merasa aneh kepada beberapa BUMN seperti PGN dan Pertamina yang masih menerapkan pola-pola semacam itu. Padahal hasil sidang kabinet pada 2 minggu lalu memutuskan agar transaksi dolar antar BUMN bisa dihindari atau ditekan.

"Saya juga nggak mengerti di isi kepala PGN dan Pertamina itu," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya PGN dengan Pertamina selaku BUMN seharusnya bisa dikontrol. Sebab jika tidak maka akan berdampak pada transaksi jual yang tentunya akan mempakai dolllar juga.

"Padahal kita pemerintah bersikap untuk menghemat penggunaan devisa. Ehh..BUMN-nya yang nyempal. Itu mesti ditertibkan itu," ketusnya.

Dikatakan Fahmi, bahwa masalah ini merupakan kehendak Presiden yang meminta agar dilakukan penghematan penggunaan devisa sehingga tidak perlu peraturan khusus. Hal ini kata Fahmi dalam rangka antisipasi krisis yaitu menurunnya devisa negara.

"Kalau saya sih sudah saya ganti direksinya itu," ucapnya.

(hen/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads