Demikian ditegaskan Menteri BUMN Sofyan Djalil di sela-sela mengisi seminar Indonesia Petroleum Association (IPA) di JCC, Jakarta, Rabu (6/5/2009).
"Soal Newmont, kelihatannya pemerintah akan mengambil, membeli. Karena pemerintah akan mengambil, maka BUMN prioritas kedua. Kalau pemerintah tak membeli baru BUMN yang membeli," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai sekarang ini kelihatannya Depkeu akan mengambil haknya," tambahnya.
Namun pemerintah memang belum memutuskan akan membeli saham divestasi NNT yang tahun kapan. Yang pasti, pemerintah berpeluang membeli saham NNT hingga 31%.
Rencana pembelian ini pun akan dibicarakan dengan pemerintah daerah, karena pemda juga memiliki hak. Koordinasi dengan BUMD pun juga akan dilakukan jika ada BUMN yang akan membeli saham NNT.
"Tentu ada koordinasi, pemerintah itu kan ada pusat dan daerah. Mereka akan koordinasikan dengan baik. Kalau BUMN terlibat maka akan melakukan hal yang sama. Sekarang ini kelihatannya BUMN belum diberikan kesempatan," ujarnya.
(hen/lih)











































