Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2009 Bisa Cuma 3,5%

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2009 Bisa Cuma 3,5%

- detikFinance
Rabu, 06 Mei 2009 15:50 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2009 Bisa Cuma 3,5%
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2009 diperkirakan bisa turun menjadi hanya 3,5%-4% atau di bawah perkiraan terakhir pemerintah yang sebesar 4%-4,5%. Penurunan ini terjadi karena ancaman anjloknya pertumbuhan ekonomi dunia yang makin tajam dan berpengaruh pada ekspor.

Demikian dikatakan oleh Direktur Perencanaan Makro Bappenas Bambang Prijambodo ketika dihubungi wartawan, Rabu (6/5/2009).

"Pertumbuhan ekonomi paling tinggi 4%, bahkan bisa 3,5%. 4% itu maksimum dengan catatan. Namun lebih baik dari proyeksi IMF yang sebesar 2,5%. Lebih baik dari negara-negara di Asia kecuali Cina dan India," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang mengatakan, berdasarkan perkembangan terakhir, penurunan ekonomi di negara maju ternyata lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya.

"AS pada kuartal I-2009 negatif 2,6% year on year. Kemudian Inggris kuartal I-2009 juga negatif 4,1 year on year," ujarnya.

Penurunan pertumbuhan ekonomi negara-negara maju ini juga akan terus terjadi
pada kuartal kedua sampai akhir tahun, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia juga akan terancam pada kuartal selanjutnya di 2009.

"Ada pemahaman ekspor kita akan turun baik nominal maupun riil volumenya,"
imbuhnya.

Dikatakan Bambang, di tahun ini volume perdagangan dunia juga turun menjadi
minus 11% dan ini akan berpengaruh kepada ekspor Indonesia, sehingga pertumbuhan ekonomi terancam rendah.

(dnl/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads