Hal itu dikemukakan oleh Direktur Keuangan Pertamina Ferederick S.T. Siahaan usai rapat kerja bersama Komisi Vi DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2009) malam.
"Desember lalu kita dapat US$ 225 juta dolar dari berbagai bank. Sekarang kita lagi proses nyari US$ 300 juta, yang ngasih proposal US$ 650 juta ada 13 bank," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, dana investasi perseroan tahun ini sebanyak 40 persen atau Rp 8,8 triliun akan diambil dari eksternal perseroan. Hingga saat ini, setengah dari jumlah tersebut sudah dikantongi oleh perseroan.
Sedangkan sisa kebutuhan dana investasi dari luar tersebut BUMN minyak itu mengharapkan bisa terpenuhi di semester pertama tahun 2009 ini.
Alokasi terbesar dana investasi itu digunakan untuk pengembangan sektor hulu sebanyak Rp 14,4 triliun. Termasuk di dalamnya untuk mengakuisisi salah satu perusahaan di sektor tersebut.
"Tergantung kesempatan akuisisinya berapa besar. Pokoknya kalau ada kesempatan menarik secara komersial ya diambil," ungkapnya.
(ang/qom)