Â
Menurut Sekretaris Kementerian BUMN M Said Didu, rencana tersebut akan sepenuhnya diserahkan kepada direksi perseroan. Hal ini dilakukan mengingat berdasarkan pengalaman pemerintah sebelumnya, intervensi pemerintah justru akan menimbulkan masalah.
Â
"Kita hindari betul intervensi, karena pengalaman dulu malah jadi problem. Terlalu banyak benturan birokrasi dan unsur politis," ujarnya.
Ia juga mengatakan, tanggung jawab yang diberikan direksi akan lebih bijaksana ketimbang pemerintah.
"Jeleknya tanggung jawab pemerintah kan rendah, tapi kalau direksi kan prudent," ujarnya.
Â
Selain itu, insting direksi dalam melakukan kajian pemindahan pabrik dinilai murni bisnis tanpa embel-embel politis.
Â
Maka dari itu pihaknya mengharapkan direksi bisa menyelesaikan kajian tersebut secepatnya. Pasalnya, saat ini merupakan kesempatan yang baik untuk melakukan investasi di saat harga sedang turun.
(ang/lih)











































