Jakarta - Capres Jusuf Kalla terus menyampaikan janji-janji dan optimismenya. Salah satu janji yang dicanangkannya adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bisa mencapai 8 persen pada 2011.
"8 persen saya jamin bisa tercapai. 2011 bisa tumbuh 8-9% dimana infrastruktur sudah baik. Jadi tumbuh 8 atau 9 persen itu sangat biasa," katanya dalam dialog dengan Kadin di Djakarta Teater, Jakarta, Senin (18/5/2009).
Menurut JK, pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen bisa tercapai karena pada 2010 subsidi diperkirakan turun drastis. Penurunan subsidi terjadi karena selesainya konversi minyak tanah ke gas dan program 10.000 MW sudah ada yang selesai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Stabilitas keamanan juga baik dan prosedural akan diperbaiki. Untuk mencapai 8 persen itu kita akan susun sistem dan kabinet yang mampu jalankan itu, kabinet yang hanya miliki tujuan untuk kepentingan rakyat," katanya.Sementara Ketua Apindo Sofyan Wanandi mengaku optimistis target pertumbuhan ekonomi 8 persen tersebut bisa tercapai dengan adanya penurunan subsidi di APBN. "Saya pikir bisa dengan berkurangnya subsidi Rp 200 triliun," katanya.Menurut Sofyan, anggan tersebut dapat digunakan untuk membangun infrastruktur sehingga memberikan efek domino yang besar."Itu kan Rp 200 triliun sama dengan US$ 20 miliar. Dengan uang segitu akan banyak sekali yang bisa dibangun. Karena cara JK yang praktikal dan mungkin dilakukan, kita pengusaha kalau diajak mau," katanya.
(lih/qom)