Seperti dilansir Reuters, Senin (25/5/2009), China National Offshore Oil Corp (CNOOC) mengumumkan beroperasinya proyek di Fujian tersebut setelah LNG dari Indonesia datang. LNG yang diterimanya itu merupakan bagian dari kontrak jangka panjangnya dengan produsen di Indonesia.
Namun ketika dikonfirmasi, Deputi Bidang Pemasaran BP Migas Edy Purwanto menjelaskan, lapangan Tangguh dijadwalkan baru beroperasi pada Juni 2009. Meski pun ia belum bisa memastikan kapan waktu pasti produksi awalnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sebelumnya Kepala BP Migas R Priyono pernah menjelaskan sebagian kewajiban Tangguh akan dipenuhi oleh Bontang. Hal ini karena lapangan gas Tangguh yang belum siap produksi sementara kilang Bontang tengah kelebihan produksi.
"Pengiriman pertama pada bulan Mei berasal dari Bontang. Satu sampai dua kargo yang akan dikirimkan ke sana," ucap Priyono.
Dengan begitu, Fujian akan tetap mendapat pasokan LNG meski bukan dari Tannguh.
(lih/qom)











































