Bea Keluar CPO Bisa Kurangi Daya Saing Indonesia

Bea Keluar CPO Bisa Kurangi Daya Saing Indonesia

- detikFinance
Selasa, 26 Mei 2009 11:54 WIB
Bea Keluar CPO Bisa Kurangi Daya Saing Indonesia
Jakarta - Produsen minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO)mengkhawatirkan penerapan bea keluar sebesar 3% per 1 Juni 2009 akan mempengaruhi daya saing produk CPO Indonesia di luar negeri. Mengingat negara pesaing produsen CPO seperti Malayasia tidak mengenakan bea keluar untuk CPO.

Managing Director Sinar Mas Sulistiyanto mengatakan kondisi ini secara langsung bukan hanya berpotensi mempengaruhi volume ekspor CPO namun juga akan berdampak pada harga yang tidak kompetitif.

"Menarik tak menarik secara ekonomi kita lebih mahal persaingan jadi kurang kompetitif tetapi kita berusaha menambah, Sinar Mas sendiri menambah pabrik untuk memenuhi kuota dalam negeri lebih besar lagi," katanya usai acara operasi pasar minyak goreng Minyakita Sinar Mas, di Kelurahan Bungur, Selasa (26/5/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini lanjut dia, pihaknya sudah meresmikan perluasan pabrik di Jakarta dan Kalimantan Selatan dengan total pengolahan CPO berkapasitas 3.600 ton per hari.

Mengenai lonjakan harga CPO saat ini, kata dia, tidak terlepas dari permintaan CPO yang masih cukup tinggi yang menyebabkan harga CPO  naik. Selain itu, lonjakann harga minyak mentah dunia yang merangkak naik belakangan ini turut menyumbang kenaikan harga CPO.

"Malaysia nggak dikenanakan bea keluar, kalau harga sama, akan ada penurunan daya saing," jelasnya.

(hen/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads