Jakarta - Untuk mengantisipasi dampak dari kebakaran yang berlebihan di CDU II Kilang Cilacap, PT Pertamina (Persero) telah mengimpor solar dan premium sebanyak 1 sampai 2 kargo yang masing-masing berjumlah 200.000 barel.
"Kami sudah menerima informas dari ISC PT Pertamina (Persero), untuk mengantisipasi dampak terbakarnya CDU II Cilacap, telah diantisipasi dengan tambahan impor solar dan premium," ujar Kepala BPH Migas Tubagus Haryono dalam pesan singkatnya, Kamis (4/6/2009).
Menurut Tubagus, impor sebanyak 200.000-400.000 barel BBM itu akan digunakan untuk menjaga stok selama 10 hari ke depan. Karenanya, Kilang Cilacap diharapkan bisa kembali beroperasi dalamn kurun waktu kurang dari 10 hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui sebelumnya, pipa CDU II Kilang Cilcacap mengalami kebakaran yang berlebihan pada Rabu (3/6/2009) pukul 8.10 WIB. Insiden ini membuat operasional kilang berhenti sementara dan diperkirakan baru pulih 7 hari lagi. Pertamina menjamin
pasokan BBM untuk masyarakat tidak akan terganggu selama Kilang Cilacap recovery.
(epi/lih)