"Pasar minyak akan stabil di level US$ 90 per barel. Level ini akan tercapai sekitar pertengahan atau semester kedua 2010," kata Menteri Energi Aljazair Chakib Khelil seperti dikutip dari AFP, Minggu (14/6/2009).
Menurut Khelil, harga minyak yang kini bertengger US$ 70 per barel mencerminkan kondisi yang normal terkait anjloknya cadangan minyak. Terlebih lagi International Energy Agency (IEA) baru saja merevisi prediksi mereka dan memperkirakan permintaan dunia akan membaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga minyak pada perdagangan Jumat akhirnya melandai setelah rally selama seminggu terakhir. Harga minyak turun sedikit akibat aksi profit taking yang membuat nilai tukar dolar AS rebound.
Pada perdagangan di New York, Jumat (12/6/2009), harga minyak jenis light sweet menyentuh US$ 72,04 per barel atau turun sekitar US$ 64 sen dari penutupan Kamis (11/6/2009).
(lih/lih)










































