Maklum, selama ini pemerintah selalu mendapat serangan dari berbagai pihak terkait dengan beban utang negara, termasuk utang luar negei, pada masa kampanye kali ini.
"Ini mengenai utang luar negei, supaya tidak misleading saja," kata Sekretaris Dirjen Pajak Djonifar Abdul Fatah kepada detikFinance di kantor Ditjen Pajak, Minggu (14/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djonifar menambahkan konferensi pers ini bertujuan menjelaskan posisi utang pemerintah. Ia juga membantah kalau ini dilakukan terkait dengan adanya serangan-serangan dari berbagai pihak belakangan ini terkait kamapnye pilpres.
"Oh, nggak. Bukan soal itu," ujarnya.
(hen/lih)











































