Maklum pengembangan sektor waralaba di negeri jiran Malaysia relatif lebih mendapat perhatian karena pemerintah mendukung penuh sektor ini dengan sistem bantuan venture capital.
"Untuk (ide) venture capital baru timbul tadi (setelah bertemu menteri perdagangan Malaysia), kita akan melakukan pendekatan dengan PNM (Permodalan Nasional Madani), tapi kita sudah melakukan pembicaraan dengan mereka secara umum saja, bukan khusus franchise," kata Mari disela-sela acara pameran Franchise Internasional di JCC, Jumat (19/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peranan modal dalam industri waralaba sangat penting karena akan mendongkrak pertumbuhan yang berdampak pada peningkatan jumlah tenaga kerja dan penyerapan produk atau jasa di dalam negeri.
"Salah satu program depdag adalah mengidentifikasi UKM yang potensi untuk bisnis, proses dan produknya, dan membantu proses hukum menjadi franchise kita harapkan dalam waktu dekat menjadi franchise," jelasnya.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Dalam Negeri Malaysia Dato' Sri Ismail Sabri bin Yaakob ditempat yang sama mengatakan selama ini pemerintah Malaysia telah banyak mengeluarkan ketentuan permodalan bagi usaha waralaba termasuk permodalan untuk pewaralaba atau terwaralaba.
"Jumlahnya maksimum yang kita berikan 500.000 ringgit per perusahan itu maksimmum," katanya.
Sekarang ini, kata Sabri, jumlah waralaba di Malayasia baru mencapai 386 waralaba termasuk lokal dan asing.
(hen/qom)











































