Hal ini disampaikan Direktur Utama Waskita Karya, M Choliq kepada wartawan di Gedung Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (23/6/2009).
"Pendapatan pada tahun 2008 sekitar Rp 3,3 triliun, sedangkan pendapatan tahun 2007 sebesar Rp 2,2 Triliun. Jika dibandingkan tahun sebelumnya ada pertumbuhan sekitar 50 persen. Target pendapatan tahun ini Rp 5 triliun," ujar Choliq.
Menurut Choliq, pendapatan tahun ini akan digenjot dari sejumlah proyek yang dikerjakan Waskita tahun ini.
"Misalnya, dari proyek pembangunan bandara Kualanamu di Sumatera Utara, tol Jasa Marga di Semarang, jembatan di Sulawesi," ungkap Choliq.
Choliq menambahkan nilai kontrak yang sudah diperoleh Waskita Karya hingga saat ini sekitar Rp 7 triliun. "Nilai kontrak per hari ini Rp 7 triliun yang terdiri dari Rp 3,5 triliun berasal dari kontrak lama, sedangkan kontrak baru Rp 3,5 triliun," ungkapnya.
Saat ditanya soal Initial Public Offering (IPO), Choliq menyatakan rencananya akan direalisasikan pada semester I tahun 2010. "Mungkin semeter satu tahun depan," tandasnya.
(epi/lih)











































