Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Departemen Perindustrian Dedy Mulyadi saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2009).
"Kalau melihat hasil pertumbuhan triwulan 1 sebesar 1,18 persen, kita optimis semester I ini year on year masih bisa tumbuh diangka 2 persen," katanya.
Pertumbuhan pada semester pertama 2009 tersebut, lanjut Dedy, masih ditopang oleh pertumbuhan industri makanan, sedangkan beberapa industri yang masih menyumbang negatif antara lain industri alat angkut dan lain-lain.
Ia mengatakan, berdasarkan proyeksi, pertumbuhan industri masih terus tumbuh hingga triwulan-III karena masih ditopang oleh konsumsi dalam negeri.
"Misalnya waktu lebaran dimana konsumsi masih meningkat," ujarnya
Sedangkan pada triwulan-IV justru akan mengalami penurunan karena setiap tahunnya tren pertumbuhan industri cenderung menurun diakhir tahun.
"Kita optimis sampai akhir tahun pertumbuhan masih bisa mencapai 2,5-3 persen," katanya.
Proyeksi pada semester I yang berada diangka 2 persen itu, menurutnya masih sesuai dengan target dari Depperin yang berencana mematok pertumbuhan industri minimal di angka 2,5 persen.
Sedangkan jika melihat realisasi pertumbuhan industri 2008 sebesar 4,5 persen, proyeksi pertumbuhan 2009 masih jauh lebih buruk.
"Kalau tahun lalu di semester I saja sudah mendekati 4 persen," ucapnya. (hen/ang)











































