Operasional Carrefour Tak Terpengaruh Keputusan Perusahaan Israel

Operasional Carrefour Tak Terpengaruh Keputusan Perusahaan Israel

- detikFinance
Kamis, 25 Jun 2009 07:16 WIB
Operasional Carrefour Tak Terpengaruh Keputusan Perusahaan Israel
Jakarta - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menegaskan langkah perusahaan Israel, Koor yang menambahkan sahamnya di Carrefour SA tidak akan mempengaruhi kebijakan operasional Carrefour di Indonesia.

"Saya tidak lihat ada dampak secara langsung, itu kan di level shareholder bukan di
level operasional jadi kita bedakan," kata Ketua Umum Aprindo Benjamin J. Mailool saat ditemui disela-sela sidak pasar ritel Mendag di Tip Top Rawa Mangun, Jakarta, Rabu (24/6/2009).

"Pemegang saham Carrefour majemuk sekali, jadi biarpun investor Israel ngambilΒ  sahamnya cukup besar tapi ini masih dalam persentase yang kecil," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini karena KoorΒ  bukanlah pemegang saham absolut atau utama sehingga tidak sebagai pengendali, dengan mengusai sekitar 3% dampaknya tidak akan berbuat banyak.

"Saya pikir, itu alasan pembelian, menunjukan bahwa bisnis ritel ini adalah bisnis yang menarik, istilahnya tradeability-nya.Β  Bahwa citra postif terhadap industri ritel ini posiif, besar, industri yang masih berkembang," jelasnya.

Sehingga ia kembali lagi menegaskan masalah penambahan saham tersebut, hanyalah sebatas masalah urusan pemegang saham, bukan lah masalah operasional. Mengingat setiap operasional Carrefour bisa terjadi dimana-mana dan pihak Koor pun menyadariΒ  bahwa operasional Carrefour lebih banyak di Eropa dan Asia Pasifik.

"Israel masuk, ya pasti karena Carrefour operasionalnya juga ada di Indonesia. Ini kan di Indonesia operasionalnya tidak sebesar dengan China dan India dan di negara lain yang lebih dulu. Jadi saya lihat dampaknya memang tidak akan terlalu banyak," ucapnya.

Seperti diketahui perusahaan asal Israel Koor Industries Ltd menambah kepemilikan sahamnya di Carrefour SA. Koor membayar 3% saham peritel asal Prancis pada harga 3,5 miliar shekel atau sekitar US$ 886 juta.

Korr sebelumnya telah memiliki 1,76 juta lembar saham atau setara 0,25% saham Carrefour, sehingga menempatkan Koor menjadi pemeganagn saham kedua terbesar di Carrefour SA setelah Blue Capital yang mengusai 13,55%.


(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads