Jumlah orang kaya yang dideskripsikan sebagai 'High Net Worth Individuals' atau HNWI turun hingga 15% menjadi hanya 8,6 juta orang. Sementara Ultra-HNWI, atau orang yang memiliki aset investasi di atas US$ 30 juta turun hingga 25%.
Demikian hasil studi yang dilakukan Merrill Lynch dan lembaga konsultan Prancis, Capgemini seperti dikutip dari AFP, Kamis (25/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil studi itu juga menunjukkan bahwa para HNWI mulai kehilangan kepercayaannya pada pasar, regulator dan pada perusahaan penasihat keuangannya.
"Kebanyakan yang terkena dampak dari penurunan ini adalah orang-orang yang paling makmur," jelas Martina Weimert, Associate Director Capgemini.
Lebih dari separuh dari jumlah orang kaya tersebut tinggal di Amerika Serikat, Jepang dan Jerman. Sementara China berhasil menggeser Inggris untuk berada di posisi keempat dalam hal jumlah orang kaya.
Total kekayaan dari orang di kelas HNWI, atau yang memiliki kekayaan investasi aset lebih dari US$ 1 juta turun dari US$ 40,7 triliun pada tahun 2007 menjadi US$ 32,8 triliun pada tahun 2008.
(qom/lih)











































