Gandeng Swasta Beli Newmont, Pemda Justru Bisa Merugi

Gandeng Swasta Beli Newmont, Pemda Justru Bisa Merugi

- detikFinance
Selasa, 07 Jul 2009 14:46 WIB
Gandeng Swasta Beli Newmont, Pemda Justru Bisa Merugi
Jakarta - Komite Penyelamat Kekayaan Negara (KPK-N) meminta agar Pemda NTB menghentikan proses beauty contest pemilihan mitra Perusahaan Daerah Maju Bersaing untuk proses divestasi saham Newmont tahun 2006 dan 2007.

"Kami menghimbau supaya proses tender tidak dilanjutkan," ujar koordinator KPK-N Marwan Batubara di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2009).

Seperti diketahui, saat ini Pemda sedang melakukan beauty contest untuk memilih mitra strategis guna menguasai 10 persen saham Newmont. Ketiga pemda membentuk konsorsium BUMD yang diberinama PT Daerah Maju Bersaing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan calon mitra yang mengajukan penawaran adalah PT Multicapital (anak perusahaan Bumi Resources), PT Valco Coorporation, Batavia PLC (anak usaha Amstelco), PT Surya Energi Raya, PT Tambora Rinjani dan PT Smawa Rea.

Marwan khawatir Pemda NTB akan mengulang kesalahan Pemda Bojonegoro. Dimana pada tahun 2006, Pemda/Bupati dan DPRD sepakat menunjuk langsung PT Surya Energi Raya sebagai partner yang mengelola participating interest di Blok Cepu.

Namun ternyata dalam perjanjian tersebut bagi hasil kerjasama untuk pemda hanya 25 persen dan sisanya PT Surya Energi Raya.

"Sepertinya ini akan sama 25-30 persen untuk daerah, sisanya mitranya sehingga penerimaan negara tidak optimal," jelasnya.

Marwan menyatakan keputusan pemda mencari mitra disebabkan tidak adanya dana untuk membeli saham divestasi tersebut. Untuk itu, Marwan menyarankan agar perusahaan daerah tersebut bekerjasama dengan BUMN melalui suatu konsorsium.

"Pendanaan yang visible dan murah dapat diperoleh pemda dengan bekerjasama dengan BUMN melalui konsorsium," ungkapnya.

Marwan yakin konsorsium BUMN dan BUMD tersebut akan dapat memperoleh pinjaman dari  Bank atau lembaga keuangan guna memenuhi kebutuhan dana untuk pembelian saham tersebut.

"Kami yakin konsorsium akan mendapatkan pinjaman mengingat besarnya potensi cadangan Newmont," tandasnya.

(epi/lih)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads