Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani saat ditemui di kediamannya, Jalan Kertanegara No.14, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (8/7/2009).
Β
"Semester II bisa lebih tinggi karena beberapa faktor. Pertama karena sudah ada kepastian hasil pemilu. Kedua, seluruh aktivitas pemerintah, belanja modal dan barang yang jumlahnya besar, sehingga pengaruhnya terhadap ekonomi juga tinggi," tuturnya.
Kemudian, adanya hari-hari raya seperti Lebaran dan Natal juga menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi karena konsumsi menjelang hari raya besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sri Mulyani mengatakan kondisi semester I-2009 merupakan situasi yang paling sulit bagi perekonomian Indonesia karena krisis ekonomi global yang terjadi.
"Semester I itu the most difficult, terutama kuartal I. Januari sampai Maret itu suasana yang paling sulit dimana kepanikan, kekhawatiran orang-orang membuat skenario kondisi terburuk terjadi," jelasnya.
Karena itu pemerintah meyakini dengan membaiknya perekonomian di semester II-2009, sampai akhir 2009 secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 4,3%.
"Sekarang ini, kuartal II dianggap sudah membaik, atau the worst is over," tandasnya.
(dnl/qom)











































