Antam Siap Beli 14% Saham Divestasi Newmont 2008-2009

Antam Siap Beli 14% Saham Divestasi Newmont 2008-2009

- detikFinance
Selasa, 14 Jul 2009 14:51 WIB
Antam Siap Beli 14% Saham Divestasi Newmont 2008-2009
Jakarta - PT Aneka Tambang (ANTM) siap membeli 14% saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara untuk periode 2008 dan 2009. Peerseroan masih menunggu hasil negosiasi pemerintah dengan Newmont.

Direktur Utama ANTM, Alwinsyah Loebis menjelaskan BUMN tambang tersebut masih berminat untuk membeli saham divestasi Newmont untuk periode 2008 sebesar 7% dan periode 2009 sebesar 7%.

"Kalau minat tetap ada, tapi proses masih di pemerintah dan Newmont. Nanti bagaimana hasilnya," ujar Alwin saat dihubungi wartawan, Selasa (14/7/2009).

Menurut Alwin, jika pemerintah menunjuk Antam sebagai pembeli maka Antam siap. "Kalau pemerintah bilang ANTM yang maju, ya kami ikut saja. Baru nanti kita secara teknis cek ke lapangan dan lakukan due dilligence. Begitu prosedurnya," jelasnya.

Meski belum menyebutkan darimana sumber pendanaannya, namun Alwin menyatakan soal pendanaan tersebut tidak menjadi masalah.

"Kalau mau, kami bisa usahakan. Bisa dicarilah kalau masalah duit," jelasnya.

Saat ditanya apakah Antam sudah melakukan pembicaraan dengan pemerintah mengenai hal ini, Alwin mengatakan pihaknya hanya menunggu saja.

"Belum karena ini adalah kewenangannya pemerintah pusat, kami tidak akan mengganggu negosiasi itu. Kami tunggu saja bagaimana hasilnya," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Alwin juga  merasa kecewa tidak dilibatkan dalam proses divestasi saham Newmont tahun 2006 dan 2007. PT Daerah Maju Bersaing yang merupakan perusahaan konsorsium pemda bekerja sama dengan PT Multicapital yang merupakan anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bakrie Capital Industri untuk mengambil alih 10% saham divestasi Newmont.

"Kami tidak pernah diajak pemda untuk ikut membeli saham divestasi yang di daerah itu. siapa bilang kami diajak. Pemda sama sekali tidak mengajak Antam makanya Antam tidak ikut daftar," ujarnya.
(epi/dro)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads