"Kita harus fokus, kira-kira 20% isu yang belum terselesaikan," kata Mari dalam sambungan teleponnya kepada wartawan dari Singapura, Selasa (21/7/2009).
Mari mengatakan berdasarkan hasil penugasan di tingkat kepala negara anggota WTO, pembahasan putaran Doha harus sudah selesai pada tahun 2010 nanti. Hal ini menjadi tantangan bagi Menteri Perdagangan masing-masing negara untuk melakukan pembahasan hingga akhir tahun dengan disertai tindakan yang lebih nyata.
Â
Dikatakannya untuk mengejar target penyelesaian pembahasan putaran Doha ini, negara-negara lain sepakat untuk memaksimalkan berbagai pertemuan formal maupun informal yang tidak hanya bergantung pada pertemuan Jenewa.
Â
"Kita akan menggunakan macam-macam semua pertemuan, tidak harus Jenewa atau biletaral, seperti yang di APEC untuk membahas isu-isu yang pelik," jelasnya.
Â
Ia menjelaskan, forum-forum pasca pertemuan menteri perdagangan APEC di Singapura yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan pembahasan putara Doha antara lain pada September khususnya di pertemuan kepala negara G-20 di minggu ketiga bulan September 2009. Selain itu pada bulan November 2009 akan ada pertemuan tingkat tinggi APEC.
Â
"Tujuan akhir itu yaitu di akhir November 2009 di menteri-menteri WTO, yaitu penyelesaian sebanyak 20 persen yang fending," katanya.
(hen/lih)











































