Pasokan Sembako ke Pasar Tradisional Masih Tinggi

Bom di Ritz-Carlton & JW Marriott

Pasokan Sembako ke Pasar Tradisional Masih Tinggi

- detikFinance
Jumat, 24 Jul 2009 08:52 WIB
Pasokan Sembako ke Pasar Tradisional Masih Tinggi
Jakarta - Ledakan bom di hotel Ritz-Carlton dan JW Marriott ternyata tidak mempengaruhi distribusi barang di pasar-pasar tradisional. Pasokan sayur mayur dari sentra produksi ke sejumlah pasar tradisional pada minggu ini justru tercatat meningkat dibandingkan minggu lalu.

Berdasarkan pantauan Departemen Perdagangan ke Pasar Induk Kramat Jati,Β  pasokan berbagai jenis sayur mayur dari sentra-sentra produksi meningkat 13% dari 7.509 ton (minggu lalu) menjadi 8.491 ton (minggu ini). Pasokan berbagai jenis buah dari sentra produksi juga meningkat 6,5% dari 6.474 ton (minggu lalu) menjadi 6.930 ton (minggu ini).

Sementara harga sebagian besar sayur mayur di Pasar Induk Kramat Jati mengalami penurunan terutama cabe merah keriting dan cabe merah biasa rata-rata turun 11%-13%. Sedangkan harga berbagai jenis buah relatif stabil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari pantauan tersebut terlihat masyarakat, petani, pemasok dan pedagang tidak mengalami kepanikan walaupun keadaan di Jakarta dalam situasi waspada," demikian dikutip dari situs Departemen Perdagangan, Jumat (24/7/2009).

Seperti halnya di Pasar Induk Kramat Jati, Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) juga berjalan normal. Aktivitas pemasukan dan pengeluaran beras pasca bom berlangsung seperti biasa walaupun dalam jumlah yang kecil.

Aktivitas pemasukan dan pengeluaran beras di PIBC pada Sabtu dan Minggu (waktu libur) berkurang dibanding pada hari-hari biasa. Stok beras di PIBC tangal 20 Juli 2009 berjumlah 18.395 ton, lebih tinggi bila dibanding stok beras tanggal 17 Juli 2009 sebesar 17.796 ton.

Dari sisi harga tidak mengalami perubahan, stabil sejak tanggal 16 Juli sampai 21 Juli 2009. Terkait harga kebutuhan pokok, perkembangan harga di kota-kota besar relatif stabil.

"Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir dengan ketersediaan bahan pokok karena ketersediaan barang/stok di pasar-pasar pada umumnya mencukupi. Kami akan terus pantau pendistribusian barang kebutuhan pokok dari produsen/sentra produksi ke pasar-pasar agar tetap berjalan lancar," tegas Mendag Mari Elka Pangestu dalam keterangan tersebut..

(lih/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads